<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Poliarki</title>
	<atom:link href="http://poliarki.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://poliarki.wordpress.com</link>
	<description>politik di mata orang biasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2008 08:13:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='poliarki.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Poliarki</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://poliarki.wordpress.com/osd.xml" title="Poliarki" />
	<atom:link rel='hub' href='http://poliarki.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Merajut Koalisi Parpol Jelang Pemilu 2009</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com/2008/10/24/merajut-koalisi-parpol-jelang-pemilu-2009/</link>
		<comments>http://poliarki.wordpress.com/2008/10/24/merajut-koalisi-parpol-jelang-pemilu-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 08:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poliarki</dc:creator>
				<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poliarki.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Meski pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) masih jauh namun elite politik sudah berancang-ancang menjalin aliansi politik. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDI-P Taufik Kiemas, secara eksplisit mengutarakan keinginan partainya “melamar” kader Partai Golkar (BP, 18/10). Sementara dalam Rapat &#8230; <a href="http://poliarki.wordpress.com/2008/10/24/merajut-koalisi-parpol-jelang-pemilu-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=14&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Meski pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) masih jauh namun elite politik sudah berancang-ancang menjalin aliansi politik. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDI-P Taufik Kiemas, secara eksplisit mengutarakan keinginan partainya “melamar” kader Partai Golkar (BP, 18/10). Sementara dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar sebagian besar elite ingin mengajukan calon presiden (capres) dari internal partai, namun beberapa elite lain ingin menyandingkan kembali duet SBY-JK pada pilpres 2009 (BP, 20/10).</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span id="more-14"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kebutuhan Koalisi</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Walau secara teoritis kedudukan presiden tidak bergantung parlemen tapi agar efektif kubu pemerintah perlu dukungan mayoritas sederhana di parlemen.<strong> </strong>Masalahnya, dengan model multipartai yang cenderung fragmentatif sulit bagi partai-partai—dalam pemilu–meraih mayoritas kursi parlemen. Fragmentasi parpol bukan gejala baru, tapi telah menggelayuti pemerintahan pada era parlementer tahun 1950-an. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bila ditelisik lebih jauh, masalah ini berurat akar dalam struktur sosial masyarakat majemuk dengan ikatan primordial yang relatif masih kuat. Fragmentasi partai mencuat lagi pasca orde baru karena tiada partai mayoritas di parlemen. PDI-P pemenang pemilu 1999 “hanya” memperoleh<span>  </span>33,74%<span>  </span>suara dan Partai Golkar sebagai jawara pemilu 2004 “hanya” didukung 21,57% suara. Realitas politik ini memaksa partai-partai berkoalisi untuk menjalankan roda pemerintahan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bahkan pada masa KH. Abdurahman Wahid, tanpa dukungan memadai dari parlemen pemerintahan jadi labil dan akhirnya Gus Dur lengser dari kursi presiden. Dengan segala keterbatasannya, pemerintahan koalisi SBY-JK relatif berhasil memelihara dukungan minimal di DPR. Sepanjang berbentuk multipartai (sederhana/fragmentatif) maka eksekutif nasional cenderung berbentuk koalisi karena tiada satupun partai mampu memerintah sendiri.<strong></strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tindakan elite politik menjajagi kemungkinan koalisi tidak berlebihan. Langkah penjajagan perlu untuk mengantisipasi munculnya koalisi “dadakan” pasca pemilu legislatif. Koalisi “dadakan” cenderung jadi ajang tawar-menawar politik diantara elite-elite partai. Padahal penyamaan pandangan, identifikasi masalah, perumusan program dan skala prioritas serta strategi pencapaian pemerintah perlu disosialisasikan lebih awal agar keputusan koalisi bersifat institusional. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menimbang Koalisi </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Parpol sedikitnya perlu menimbang faktor ideologi dan popularitas kandidat sebelum berkoalisi. Ideologi jadi penting karena mencerminkan pandangan dasar suatu partai. Sebagai pengikat gagasan, ucapan dan tindakan kader partai semestinya segaris dan sebangun dengan ideologi partai. Dari ideologi pula seyogyanya diturunkan program dan kebijakan pemerintah sebagai realisasi ideologi partai. Koalisi dengan kesamaan/kedekatan ideologis memudahkan implementasi kebijakan maupun dalam menanggapi isu-isu politik strategis. <span lang="ES">Sebaliknya bila koalisi disusun diantara parpol dengan ideologi berbeda besar kemungkinan langkah pemerintah jadi kurang padu. Contoh gamblang, duet Megawati-Hamzah Haz kurang gesit mengantisipasi aksi terorisme karena perbedaan paham dan kepentingan politik diantara pemimpin nasional. <span> </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seperti pengalaman pilpres 2004 dan banyak kasus pilkada, popularitas kandidat merupakan faktor penting lain menyusun koalisi. Dalam konteks ini, penjajagan koalisi dilakukan dengan menimbang tingkat popularitas kader tertentu dari suatu partai yang akan dijagokan sebagai bakal capres atau bakal cawapres. Bila tingkat popularitas kandidat jadi prioritas utama akan dapat mengarahkan pola koalisi. Boleh jadi, terdapat perbedaan ideologi di antara partai-partai peserta koalisi. Misalnya, bila Partai Golkar menolak “lamaran” PDI-P, maka tidak tertutup kemungkinan PDI-P beraliansi dengan kandidat populer dari PKS seperti pernah dilontarkan Taufik Kiemas. Tantangan berat dari koalisi jenis ini mengelola konflik politik di tubuh pemerintah yang bersumber dari perbedaan paham politik di antara pendukung koalisi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES">Sedangkan bila adonan koalisi “menomorduakan” popularitas kandidat demi kedekatan ideologis maka tantangan koalisi relatif berat lolos dari persaingan. </span>Sebab dalam pemilihan langsung pendekatan psikologis lebih dominan ketimbang pendekatan sosiologis. Faktor persepsi pemilih terhadap kepemimpinan kandidat—tercermin dari popularitas kandidat—lebih mempengaruhi perilaku pemilih dibanding faktor lainnya. <span lang="ES">Memang idealnya, koalisi merupakan perpaduan pasangan capres dan cawapres yang populer dan terdapat kedekatan ideologi diantara pengusung koalisi. Formula koalisi yang mungkin digalang diantara partai-partai berhaluan nasionalis, misalnya kombinasi antara kubu nasionalis-quasi Islam (tradisional/modernis) dipadu dengan faktor antar wilayah, Jawa-luar Jawa. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menunggu Pileg</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Secara praktis gerakan koalisi akan makin intensif setelah pemilu legislatif (pileg). Pola koalisi akan lebih jelas setelah peta kekuatan masing-masing partai tergambar melalui hasil pemilu legislatif. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pendukung utama koalisi cenderung berasal dari partai-partai lolos <em>Parliamentary Threshold</em>. Pasalnya, tujuan jangka panjang koalisi untuk memperkokoh dukungan pemerintah di DPR. Namun terbuka kemungkinan beberapa partai papan di DPR menggalang aliansi dengan partai-partai yang gagal menembus <em>threshold</em> dengan memasang capres-cawapres yang relatif populer. Namun pasangan capres-cawapres dengan dukungan minim di parlemen—bila terpilih—beresiko mengalami tekanan politik yang kuat dari partai-partai besar jika tidak berkompromi dalam penyusunan kabinet seperti dialami duet SBY-JK di awal pemerintahan.<span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Barangkali problema ini akibat kombinasi “ajaib” antara sistem presidensial dengan sistem multipartai fragmentatif. Mumpung masih jauh, partai-partai masih punya banyak waktu menimbang masak-masak koalisi jelang pilpres 2009 demi kepentingan rakyat dan bukan hanya bagi kepentingan partai politik belaka.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poliarki.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poliarki.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=14&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poliarki.wordpress.com/2008/10/24/merajut-koalisi-parpol-jelang-pemilu-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409bfdb4af181baee68aa7411179aae5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">poliarki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Politisi “Lompat Pagar”</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/politisi-%e2%80%9clompat-pagar%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/politisi-%e2%80%9clompat-pagar%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 07:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poliarki</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poliarki.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Tahap pencalegan jelang pemilu 2009 menyedot cukup banyak perhatian. Selain  dimeriahkan selebritis, proses nyaleg makin riuh dengan aksi “lompat pagar” sejumlah politisi. Politisi yang sebelumnya terlihat loyal dengan partai tertentu kini ramai-ramai menyempal ke partai lain. Tindakan membelot ke parpol &#8230; <a href="http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/politisi-%e2%80%9clompat-pagar%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=8&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tahap pencalegan jelang pemilu 2009 menyedot cukup banyak perhatian. Selain<span>  </span>dimeriahkan selebritis, proses <em>nyaleg</em> makin riuh dengan aksi “lompat pagar” sejumlah politisi. Politisi yang sebelumnya terlihat loyal dengan partai tertentu kini ramai-ramai menyempal ke partai lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span id="more-8"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tindakan membelot ke parpol lain bukan kali pertama terjadi. <span lang="ES">Sejak pemilu 1999 fenomena ini telah menyeruak ke permukaan. </span>P<span lang="ES">emilu 2004 misalnya, Sutradara Ginting mantan politisi PKP pindah ke PDI-P. </span>Pada pemilu datang, mantan politisi asal PKB, Muhammad AS Hikam, <em>nyaleg</em> lewat Partai Hanura. Begitu pula Zaenal Ma’arif bekas politisi PBR kini hijrah ke Partai Demokrat. Di Bali, beberapa kader PDI-P menyatakan “mepamit” ke partai lain (BP, 6/9). Begitu mudah politisi melenggang dari partai satu ke partai lain. Gejala apa yang menjangkiti para politisi ini?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Politisi Nir-ideologi</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Fenomena “lompat pagar” yang mewabah di kalangan politisi bukan gejala tunggal. Konon tindakan itu dipicu rasa kecewa para kader terhadap mekanisme internal partai. Tapi dengan 44 parpol peserta pemilu (38 parpol nasional dan 6 parpol lokal di Aceh) membuat politisi punya banyak pilihan. Tawaran menggiurkan dari parpol baru turut serta mendorong aksi pembelotan ini.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berpuluh-puluh partai peserta pemilu membuat tipisnya perbedaan ideologi diantara partai-partai. Dampaknya, mengaburkan tindakan pembelotan politisi dari penilaian ideologis. Padahal sistem kepartaian yang sehat perlu ideologi partai yang kompetitif. Artinya terdapat “jarak ideologis” antarpartai dalam sistem kepartaian (Sartori, 1976). Dengan demikian rakyat dapat membedakan antara ideologi partai yang satu dengan ideologi partai yang lain. Anggota/kader partai dan rakyat/pemilih mengidentifikasi diri mereka dengan partai tertentu berdasar kesesuaian ideologi dan kepentingannya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kelihatannya, partai-partai baru belum mampu mereposisi ideologi mereka diantara ideologi partai-partai mapan. Partai-partai baru belum menawarkan ideologi alternatif diantara dua ideologi yang paling kompetitif yakni, Nasionalis dan Islam. Ideologi partai-partai baru sekedar menambah variannya saja. Paling banter perbedaan diantara partai-partai itu hanya dikenali lewat atribut atau tokoh-tokohnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Karena tidak terdapat perbedaan ideologi yang menonjol—baik diantara partai-partai nasionalis maupun diantara partai-partai Islam, para politisi jadi leluasa melenggang dari satu partai ke partai lain. Mereka seakan tanpa “dosa” menanggalkan keyakinan politik yang mereka anut sebelumnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kader Partai Golkar misalnya, mudah meloncat ke PDI-P atau Partai Demokrat atau parpol “nasionalis-sekuler” lain, demikian pula sebaliknya. Di mata para pembelot, perpindahan ke sesama partai “nasionalis-sekuler”—berazas Pancasila, barangkali tidak menimbulkan aib politik. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Begitu pula aktivis partai Islam mudah hengkang ke sesama partai Islam seperti PPP, PKS, PBR, PBB atau ke partai “nasional berbasis massa Islam” seperti PKB dan PAN. Ironisnya, aksi “lompat pagar” juga terjadi diantara kader partai yang ideologi politiknya bertentangan. Kader partai nasionalis hengkang ke parpol berazas agama atau sebaliknya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Padahal salah satu basis sosiologis partai adalah ideologi. Ideologi berhubungan dengan idealisme, suatu sudut pandang filosofis. Ideologi harusnya jadi orientasi bagi kader partai dalam meraih dan mengelola kekuasaan. Singkatnya, politisi dituntut konsisten merealisasikan ideologinya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Inkonsistensi keyakinan politik menimbulkan kesenjangan antara ideologi resmi partai dengan prakteknya. Mengklaim diri partai demokratis, namun nyatanya mengebiri demokrasi. Mengaku partai nasionalis, tapi gemar mengobral kekayaan negara. Menganut agama sebagai azas partai, tapi politisinya koruptor. Kontradiksi antara cita-cita dan realita menunjukkan ideologi partai belum berkorespondensi dengan kenyataan (McLellan, 2005).</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pragmatisme Politik</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di luar faktor kepartaian, aksi “lompat pagar” kebanyakan dipicu karena pragmatisme politisi terhadap kekuasaan. Bukan hanya pembelot yang bersikap pragmatis, tapi partai yang menerima pembelot pun sama pragmatisnya. Sebab, aksi pembelotan hanya mungkin terjadi kalau “harga” dan “ongkos” politiknya sesuai—menurut ukuran masing-masing pihak.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Para politisi yang tersisih dari proses pencalegan atau mendapat nomor urut besar enggan kehilangan tahta politiknya. Jika mereka tetap bertahan di partai lama maka peluang jadi wakil rakyat kemungkinan besar gagal. Sementara jika menyeberang ke partai lain harapan jadi wakil rakyat lebih mungkin terwujud. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Politisi pun rela menanggalkan keyakinan politik agar tetap bertengger di tangga kekuasaan. Kontribusi partai yang pernah memberi mereka jabatan empuk sirna dalam sekejap. Kalkulasi politik jangka pendek lebih dominan dibanding pertimbangan politik jangka panjang. Diktum politik yang berlaku “siapa mendapat apa, kapan dan bagaimana”.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aksi “lompat pagar” akan menghambat regenerasi di tubuh partai. Karena politisi lama di suatu partai berpindah jadi elite baru di partai lain. Pemilu sebelumnya jadi politisi di partai yang satu, pada pemilu berikutnya jadi politisi dari partai lain. Jika aksi politisi ini terus berlangsung maka realita dari pemilu ke pemilu adalah panggung bagi sirkulasi elite politik.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada akhirnya, pragmatisme politisi cenderung merugikan rakyat/pemilih. Rakyat hanya jadi obyek untuk melayani syahwat politik mereka. Sikap pragmatis membuat politisi kurang teguh pendirian politiknya. Bila politisi goyah maka kebijakan politik pun mudah terombang-ambing di tengah beragam kepentingan. <span lang="ES">Karena orientasi politik sudah tidak jelas—iming-iming jabatan, fasilitas dan materi, membuat politisi mudah tergelincir ke lembah hitam kekuasaan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penulis, akademisi, </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">alumnus Pascasarjana FISIP UI</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poliarki.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poliarki.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poliarki.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poliarki.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=8&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/politisi-%e2%80%9clompat-pagar%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409bfdb4af181baee68aa7411179aae5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">poliarki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demokrasi dibajak Elite Politik</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/demokrasi-dibajak-elite-politik/</link>
		<comments>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/demokrasi-dibajak-elite-politik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 07:55:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poliarki</dc:creator>
				<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poliarki.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Tigapuluh empat (34) parpol resmi berlaga pada pemilu 2009. Genderang kampanye pun telah ditabuh. Iklan politik silih berganti di layar kaca. Atribut partai bertebaran dimana-mana. Tapi tiap kali hajatan politik lima tahunan tiba rakyat sering bertanya akankah hasil pemilu kali &#8230; <a href="http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/demokrasi-dibajak-elite-politik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=6&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES">Tigapuluh empat (34) parpol resmi berlaga pada pemilu 2009. </span>Genderang kampanye pun telah ditabuh. Iklan politik silih berganti di layar kaca. Atribut partai bertebaran dimana-mana. Tapi tiap kali hajatan politik lima tahunan tiba rakyat sering bertanya akankah hasil pemilu kali ini lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya? Akankah pemilu 2009 melahirkan para wakil rakyat yang benar-benar membela kepentingan rakyat?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span id="more-6"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kontrol politik rakyat</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemilu merupakan salah satu instrumen demokrasi. Pemilu berfungsi memperbaharui legitimasi pemerintahan dan lembaga perwakilan (DPR/DPRD). Lembaga perwakilan yang susut pamor politiknya diperbaharui melalui pemilu. Pemilu diyakini merupakan saat tepat bagi rakyat memberi ganjaran politik bagi para wakil rakyat. Wakil rakyat berprestasi layak didukung, sebaliknya yang berkinerja buruk pantas turun panggung. Singkatnya, pemilu merupakan bentuk kontrol politik rakyat terhadap wakilnya secara reguler. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES">Sejatinya rakyat bisa melakukan kontrol politik kapan saja atas kebijakan yang dirasa merugikan kelompok tertentu. Namun realitanya rakyat jelata sulit mengawasi kinerja lembaga perwakilan. Minimnya akses informasi dan taraf ekonomi serta keterampilan politik kerap jadi penyebabnya. </span>Lazimnya begitu wakil rakyat terpilih mereka sulit dikontrol rakyat/pemilih. <span lang="ES">Kalau ada kontrol partai biasanya sarat dengan agenda partai berikut kepentingan elitenya. Fungsi kontrol lebih potensial dilakoni kelompok tertentu seperti: pers, LSM, kelompok kepentingan atau lembaga independen (<em>state auxiliary</em>) seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tertangkapnya anggota DPR oleh KPK secara beruntun menunjukkan rakyat jelata nyaris kehilangan kontrol atas aneka penyelewengan kekuasaan para wakil rakyat. Badan Kehormatan DPR kurang gesit menangkal tabiat buruk para anggotanya. Bila dipecat partai itu lantaran partai malu menanggung aib akibat ulah kadernya. Andai kejahatan mereka tidak terbongkar jabatan politik yang mereka sandang akan mulus pada pemilu mendatang. Terkuaknya kasus korupsi anggota DPR merupakan fenomena puncak gunung es mengguritanya praktek korupsi di lembaga perwakilan. Wajah buram lembaga perwakilan adalah produk sistem politik secara keseluruhan termasuk pemilu sebagai sub-sistem di dalamnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Agar terpilih wakil rakyat berkualitas pemilih perlu bertambah cerdas. Agar pemilih cerdas butuh asupan informasi memadai agar mampu mengevaluasi wakil rakyat dan dapat memilih wakil rakyat yang lebih aspiratif. Tidak hanya itu, pemilih juga dihadapkan pada rintangan struktural terkait sistem pemilu. Meski secara formal UU No. 10/2008 menganut sistem proporcional terbuka, namun aturan main di dalamnya masih menghalangi kebebasan pemilih menentukan wakil rakyat yang diinginkan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Terbuka terbatas</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES">Masalah demoktratisasi dalam UU pemilu terletak pada aturan main bagaimana caleg itu terpilih. Sejauhmana keterbukaan caleg terpilih ditentukan oleh suara rakyat/pemilih dapat dijadikan indikatornya (Beetham, 1994). </span>Maksudnya, semakin terbuka mekanisme terpilihnya wakil rakyat makin demokratis sistem pemilunya. Dalam sistem proporsional terbuka, idealnya caleg terpilih ditentukan oleh suara terbanyak dari daftar caleg partai pada suatu daerah pemilihan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Aturan main dalam UU pemilu belum membuat rakyat/pemilih benar-benar leluasa menentukan para wakil rakyat yang dikehendaki. Konsep keterbukaan seperti dianut UU pemilu direduksi aturan main di dalamnya.<span>  </span><span lang="ES">UU pemilu menyatakan, caleg akan terpilih apabila memperoleh suara sekurang-kurangnya mencapai 30% dari Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Dalam hal jumlah caleg yang mencapai 30% BPP lebih banyak dari jumlah kursi yang diperoleh partai, maka kursi akan diberikan kepada caleg yang memiliki nomor urut lebih kecil. Sementara pada kasus terdapat dua caleg atau lebih yang mencapai 30% BPP maka kursi akan diberikan kepada caleg dengan nomor urut lebih kecil. Sedangkan bila caleg yang mencapai 30% BPP jumlahnya lebih sedikit dari jumlah kursi yang diraih partai, maka sisa kursi diberikan kepada caleg berdasar nomor urut. </span>Terakhir, bila tidak ada caleg yang mencapai sekurang-kurang 30% BPP, maka caleg terpilih ditentukan nomor urut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pendek kata, caleg yang memperoleh suara 30% BPP atau lebih, peruntungannya terpilih jadi wakil rakyat masih dipengaruhi faktor nomor urut. Apalagi lagi caleg yang dukungan suaranya kurang dari 30% BPP nasibnya amat ditentukan nomor urut. Pada pemilu 2004 hanya sedikit wakil rakyat berhasil menembus BPP. Karena peranan nomor urut masih strategis pada pemilu depan jadi realistis para kader partai berebut nomor urut lebih kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES">Rebutan nomor urut sering menimbulkan konflik di kalangan kader partai. Persaingan kepentingan itu memicu praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) antara caleg dengan pejabat partai. </span>Dalam praktiknya tak jarang terjadi jual beli nomor urut terutama bagi caleg berkantong tebal. <span lang="ES">Regulasi pemilu masih diilhami logika purba kekuasaan demi melestarikan kekuasaan elite politik. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">UU pemilu adalah produk DPR yang notabenenya lingkaran elite partai. Agar karier politik sinambung mereka membuat aturan yang menguntungkan diri sendiri dan jaringan politik di bawahnya. Mekanisme nomor urut membuat wakil rakyat bergantung pada struktur partai. Pada akhirnya para wakil rakyat terpilih lebih loyal pada kepentingan partai ketimbang aspirasi rakyat/pemilih. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bagi pemilih, peranan nomor urut mendistorsi mekanisme pasar politik. Suara rakyat jadi tereliminasi. Nomor urut mengingkari semangat satu suara satu “kebenaran”. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pemilu mendatang masih melanjutkan tradisi demokrasi prosedural warisan dua pemilu sebelumnya. Meski rakyat bebas memilih dalam pemilu, tapi sesungguhnya rakyat belum sepenuhnya bebas menentukan wakil rakyat yang benar-benar diinginkannya. Pilihan politik rakyat masih terhalang “hukum besi” oligarki partai. Di tengah gemuruh jelang pemilu 2009, nampaknya gejala elite tetap menonjol ketimbang gejala demokrasi. Realitas politik yang berlangsung sesungguhnya kedaulatan rakyat direduksi partai, kedaulatan partai direduksi elite partai. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Penulis,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Akademisi, Alumnus Pascasarjana FISIP UI.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poliarki.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poliarki.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poliarki.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poliarki.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=6&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poliarki.wordpress.com/2008/09/15/demokrasi-dibajak-elite-politik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409bfdb4af181baee68aa7411179aae5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">poliarki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demokrasi di Bawah Bayang-bayang Tirani Modal</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/demokrasi-di-bawah-bayang-bayang-tirani-modal/</link>
		<comments>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/demokrasi-di-bawah-bayang-bayang-tirani-modal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 13:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poliarki</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poliarki.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Bali Post, 18 Maret 2008 DALAM benak Made Jinah &#8211;sebut saja begitu&#8211;tidak pernah terlintas jadi pejabat politik. Satu-satunya obsesi hidup Made selepas bangku kuliah adalah jadi pengusaha di kampungnya. Bertahun-tahun bergelut usaha mimpi Made jadi kenyataan. Kini Made jadi pengusaha &#8230; <a href="http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/demokrasi-di-bawah-bayang-bayang-tirani-modal/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=4&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bali Post, 18 Maret 2008</p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><strong>DALAM</strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"> <span class="SpellE">benak</span> Made <span class="SpellE">Jinah</span> &#8211;<span class="SpellE">sebut</span> <span class="SpellE">saja</span> <span class="SpellE">begitu</span>&#8211;<span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">pernah</span> <span class="SpellE">terlintas</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">pejabat</span> <span class="SpellE">politik</span>. <span class="SpellE">Satu-satunya</span> <span class="SpellE">obsesi</span> <span class="SpellE">hidup</span> Made <span class="SpellE">selepas</span> <span class="SpellE">bangku</span> <span class="SpellE">kuliah</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">kampungnya</span>. <span class="SpellE">Bertahun-tahun</span> <span class="SpellE">bergelut</span> <span class="SpellE">usaha</span> <span class="SpellE">mimpi</span> Made <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">kenyataan</span>. <span class="SpellE">Kini</span> Made <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">kelas</span> <span class="SpellE">wahid</span>. <span class="SpellE">Tidak</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">relasi</span> <span class="SpellE">bisnis</span> yang <span class="SpellE">meningkat</span>, <span class="SpellE">relasi</span> <span class="SpellE">politik</span> pun <span class="SpellE">bertambah</span>. <span class="SpellE">Parpol</span> <span class="SpellE">kesohor</span> yang <span class="SpellE">kembang-kempis</span> <span class="SpellE">dananya</span> <span class="SpellE">menawarkan</span> <span class="SpellE">jabatan</span> <span class="SpellE">empuk</span> <span class="SpellE">buat</span> Made. Libido <span class="SpellE">politik</span> Made pun <span class="SpellE">terlecut</span>. Made <span class="SpellE">berhasrat</span> <span class="SpellE">menyandingkan</span> <span class="SpellE">ekonomi</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">politik</span>, <span class="SpellE">uang</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">kekuasaan</span>. <span class="SpellE">Terbayang</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">kepalanya</span> <span class="SpellE">bila</span> <span class="SpellE">kedudukan</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">berhasil</span> <span class="SpellE">direngkuh</span> <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">kedudukan</span> <span class="SpellE">ekonomi</span> pun <span class="SpellE">bertambah</span> <span class="SpellE">kuat</span>. Made <span class="SpellE">bernasib</span> <span class="SpellE">mujur</span>, <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">pemilihan</span> <span class="SpellE">kepala</span> <span class="SpellE">daerah</span> Made <span class="SpellE">keluar</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">pemenang</span>. <span class="SpellE">Apakah</span> <span class="SpellE">kehadiran</span> Made <span class="SpellE">Jinah</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">pejabat</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">bermanfaat</span> <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">justru</span> <span class="SpellE">malapetaka</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerahnya</span>?</span></span></span></p>
<p class="MsoPlainText" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</span></span></p>
<p class="MsoPlainText" style="text-align:center;" align="center"><span id="more-4"></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Berkah</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">Musibah</span>?</span></span></strong></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Ilustrasi</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">sekadar</span> <span class="SpellE">menyuguhkan</span> <span class="SpellE">fenomena</span> <span class="SpellE">bahwa</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">penguasa</span> <span class="SpellE">tak</span> <span class="SpellE">terhindarkan</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">demokrasi</span>. <span class="SpellE">Pasalnya</span>, <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">sendiri</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">politik</span> yang <span class="SpellE">mahal</span>. <span class="SpellE">Tiap</span> kali <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">digelar</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">menggelontorkan</span> <span class="SpellE">trilyunan</span> <span class="SpellE">rupiah</span> <span class="SpellE">uang</span> <span class="SpellE">negara</span>. <span class="SpellE">Belum</span> <span class="SpellE">lagi</span> <span class="SpellE">milyaran</span> <span class="SpellE">rupiah</span> <span class="SpellE">tersedot</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">tiap</span> <span class="SpellE">pelaksanaan</span> <span class="SpellE">pilkada</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Selain</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">membutuhkan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">politik</span>, agar <span class="SpellE">fungsinya</span> <span class="SpellE">berjalan</span> <span class="SpellE">baik</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">membutuhkan</span> <span class="SpellE">biaya</span> <span class="SpellE">besar</span>. <span class="SpellE">Ironisnya</span>, <span class="SpellE">secara</span> <span class="SpellE">finansial</span> <span class="SpellE">partai-partai</span> <span class="SpellE">saat</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">belum</span> <span class="SpellE">mandiri</span>. <span class="SpellE">Iuran</span> <span class="SpellE">anggota</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">masih</span> minim <span class="SpellE">jumlahnya</span>. <span class="SpellE">Di</span> <span class="SpellE">samping</span> <span class="SpellE">bantuan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span>, <span class="SpellE">keuangan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">banyak</span> <span class="SpellE">mengandalkan</span> <span class="SpellE">dana</span> <span class="SpellE">pihak</span> <span class="SpellE">donatur</span>. <span class="SpellE">Selain</span> motif <span class="SpellE">pribadi</span>, <span class="SpellE">minimnya</span> <span class="SpellE">keuangan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">turut</span> <span class="SpellE">memicu</span> <span class="SpellE">oknum-oknum</span> <span class="SpellE">parpol</span> <span class="SpellE">melakukan</span> <span class="SpellE">praktik</span> <span class="SpellE">korupsi</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Realitas</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">melapangkan</span> <span class="SpellE">jalan</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">pengusaha/pemodal</span> <span class="SpellE">menduduki</span> <span class="SpellE">jabatan-jabatan</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">penting</span> <span class="SpellE">seperti</span>, <span class="SpellE">eksekutif</span> <span class="SpellE">pusat/daerah</span>, <span class="SpellE">legislatif</span> (DPR/DPRD) <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">petinggi</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Di</span> <span class="SpellE">tingkat</span> <span class="SpellE">lokal</span> elite <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">sekaligus</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">tak</span> <span class="SpellE">terhitung</span> <span class="SpellE">jumlahnya</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Keterlibatan</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> elite <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">kadang</span> <span class="SpellE">menimbulkan</span> <span class="SpellE">dilema</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">demokrasi</span>. <span class="SpellE">Bila</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">terjun</span> <span class="SpellE">ke</span> <span class="SpellE">dunia</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">mengerahkan</span> <span class="SpellE">sumber</span> <span class="SpellE">daya</span> yang <span class="SpellE">dimiliknya</span> <span class="SpellE">demi</span> <span class="SpellE">kemakmuran</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">boleh</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">berkah</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">demokrasi</span>. <span class="SpellE">Tetapi</span> <span class="SpellE">kebanyakan</span> motif <span class="SpellE">utama</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">berkecimpung</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">ekonomi</span>. <span class="SpellE">Mereka</span> <span class="SpellE">bergumul</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">memperkuat</span> <span class="SpellE">jaringan</span> <span class="SpellE">bisnis</span> <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">meminimalisir</span> <span class="SpellE">kerugian</span> <span class="SpellE">usaha</span> yang <span class="SpellE">mungkin</span> <span class="SpellE">terjadi</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Mereka</span></span></span><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">meminta</span> balas <span class="SpellE">jasa</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">dukungan</span> <span class="SpellE">finansial</span> yang <span class="SpellE">mereka</span> <span class="SpellE">berikan</span>. </span><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;">Ada</span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"> yang <span class="SpellE">bertipe</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">meminta</span> <span class="SpellE">jabatan</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">tapi</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">menuntut</span> <span class="SpellE">kebijakan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">berpihak</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">bisnis</span> <span class="SpellE">mereka</span>. </span><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;">Ada</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> pula <span class="SpellE">tipe</span> <span class="SpellE">menuntut</span> <span class="SpellE">jabatan</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">tertentu</span>. <span class="SpellE">Bila</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">pejabat</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">mengelola</span> <span class="SpellE">kekuasaan</span> <span class="SpellE">demi</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">dirinya</span> <span class="SpellE">sendiri</span> <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">musibah</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">demokrasi</span>. <span class="SpellE">Kasus</span> <span class="SpellE">lumpur</span> <span class="SpellE">Lapindo</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">contoh</span> <span class="SpellE">gamblang</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Kelompok</span></span></strong></span><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> </span><span class="SpellE"><span style="font-size:x-small;">Dominan</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Meski</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">menekankan</span> <span class="SpellE">prinsip</span> <span class="SpellE">persamaan</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">kebebasan</span>  <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">kenyataan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">terdapat</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">berpengaruh</span> <span class="SpellE">dibanding</span> <span class="SpellE">kelompok</span> lain. <span class="SpellE">Kaum</span> <span class="SpellE">bangsawan</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">negara</span> <span class="SpellE">tradisional</span> (<span class="SpellE">kerajaan</span>). <span class="SpellE">Sedangkan</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">negara</span> modern <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">mana</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">perekonomiannya</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">bercorak</span> <span class="SpellE">kapitalistik</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span>. <span class="SpellE">Dalam</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">campuran</span> (<span class="SpellE">tradisional</span> <span class="SpellE">menuju</span> modern) <span class="SpellE">kerap</span> <span class="SpellE">dijumpai</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">aras</span> <span class="SpellE">lokal</span> <span class="SpellE">bangsawan</span> <span class="SpellE">sekaligus</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Dalam</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">realitas</span> <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">memang</span> <span class="SpellE">kebijakan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">semata-mata</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">melainkan</span> <span class="SpellE">dipengaruhi</span> <span class="SpellE">beragam</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">seperti</span>: media, LSM, <span class="SpellE">parpol</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">termasuk</span> <span class="SpellE">pengusaha</span>. <span class="SpellE">Artinya</span>, <span class="SpellE">kebijakan</span> yang <span class="SpellE">diputuskan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">hasil</span> <span class="SpellE">interaksi</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">berbagai</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">itu</span>. <span class="SpellE">Namun</span> <span class="SpellE">acapkali</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">interaksi</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">itu</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">atau</span> elite <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">sekaligus</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">menentukan</span> <span class="SpellE">hasil</span> <span class="SpellE">akhir</span> <span class="SpellE">kebijakan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Kecenderungan</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">maupun</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">sama-sama</span> <span class="SpellE">menghadapi</span> <span class="SpellE">masalah</span> <span class="SpellE">struktural</span> <span class="SpellE">yakni</span> <span class="SpellE">keterbatasan</span> modal. Problem <span class="SpellE">keuangan</span> <span class="SpellE">di</span> internal <span class="SpellE">parpol</span> <span class="SpellE">menempatkan</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">jadi</span> elite <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">kepartaian</span>. <span class="SpellE">Konsekuensinya</span>, <span class="SpellE">kebijakan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">dikompromikan</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">pengusaha</span>. <span class="SpellE">Demokratisasi</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">tubuh</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">direduksi</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> yang <span class="SpellE">berkolaborasi</span> <span class="SpellE">dengan</span> elite <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Dengan</span> <span class="SpellE">kekuatan</span> <span class="SpellE">ekonominya</span> <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">kalanya</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">memiliki</span> <span class="SpellE">jaringan</span> <span class="SpellE">politik</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">luas</span> <span class="SpellE">dibanding</span> <span class="SpellE">aktivis</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Kondisi</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">leluasa</span> <span class="SpellE">memainkan</span> <span class="SpellE">isu</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">rangka</span> <span class="SpellE">mengarahkan</span> <span class="SpellE">kebijakan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Kendala</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">setali</span> <span class="SpellE">tiga</span> <span class="SpellE">uang</span>. <span class="SpellE">Untuk</span> <span class="SpellE">menjalankan</span> <span class="SpellE">roda</span> <span class="SpellE">pemerintahan</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">membiayai</span> <span class="SpellE">pembangunan</span> <span class="SpellE">membutuhkan</span> <span class="SpellE">dana</span> <span class="SpellE">besar</span>. Dari <span class="SpellE">berbagai</span> <span class="SpellE">sumber</span> <span class="SpellE">pendapatan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">sektor</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">kontributor</span> <span class="SpellE">terbesar</span>. <span class="SpellE">Penyumbang</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">terbesar</span> <span class="SpellE">berasal</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">kalangan</span> <span class="SpellE">swasta</span> <span class="SpellE">yakni</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">kaum</span> <span class="SpellE">profesional</span>. <span class="SpellE">Bila</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">dilayani</span> <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">kemungkinan</span> <span class="SpellE">pendapatan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">akan</span> <span class="SpellE">berkurang</span>. <span class="SpellE">Jika</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">berkurang</span> <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">roda</span> <span class="SpellE">pemerintahan</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">lamban</span> <span class="SpellE">dan</span> program <span class="SpellE">pembangunan</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">tersendat</span>. <span class="SpellE">Pemerintah</span> <span class="SpellE">memang</span> <span class="SpellE">memberikan</span> <span class="SpellE">pelayanan</span> <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">umum</span>. <span class="SpellE">Tetapi</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">memprioritaskan</span> <span class="SpellE">layanan</span> <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span>. <span class="SpellE">Dengan</span> <span class="SpellE">melayani</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">berharap</span> <span class="SpellE">sumber</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">terganggu</span> <span class="SpellE">sehingga</span> <span class="SpellE">pemerintahan</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">pembangunan</span> <span class="SpellE">berjalan</span> <span class="SpellE">lancar</span>. <span class="SpellE">Kendala</span> <span class="SpellE">struktural</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">menyebabkan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">pengusaha</span> <span class="SpellE">berada</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">posisi</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">masyarakat</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Pemilu</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">sarana</span> <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">memang</span> <span class="SpellE">memberikan</span> <span class="SpellE">kesempatan</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">mengganti</span> <span class="SpellE">pejabat</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">secara</span> <span class="SpellE">reguler</span>. <span class="SpellE">Tetapi</span> yang <span class="SpellE">terjadi</span> <span class="SpellE">sesungguhnya</span> <span class="SpellE">hanyalah</span> <span class="SpellE">sirkulasi</span> elite <span class="SpellE">politik</span>. Elite yang <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">diganti</span> elite yang lain. <span class="SpellE">Hubungan</span> <span class="SpellE">kekuasaan</span> <span class="SpellE">antara</span> elite <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">banyak</span> <span class="SpellE">berubah</span>. <span class="SpellE">Bahkan</span> <span class="SpellE">pejabat</span> <span class="SpellE">eksekutif</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">pusat</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">daerah</span> yang <span class="SpellE">terpilih</span> <span class="SpellE">secara</span> <span class="SpellE">langsung</span> pun <span class="SpellE">ternyata</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">melayani</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">tertentu</span>. <span class="SpellE">Demokrasi</span> yang <span class="SpellE">didengung-dengungkan</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">ideologi</span> yang <span class="SpellE">berfungsi</span> <span class="SpellE">memperhalus</span> <span class="SpellE">dominasi</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">tertentu</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">masyarakat</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poliarki.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poliarki.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poliarki.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poliarki.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=4&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/demokrasi-di-bawah-bayang-bayang-tirani-modal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409bfdb4af181baee68aa7411179aae5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">poliarki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemilu, akankan Membuat Kecewa?</title>
		<link>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/sistem-pemilu-akankan-membuat-kecewa/</link>
		<comments>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/sistem-pemilu-akankan-membuat-kecewa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 12:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poliarki</dc:creator>
				<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poliarki.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Bali Post, 2 Februari 2008 PEMILU telah empat tahun berlalu bahkan setahun lagi pemilu berikutnya akan tiba. Namun upacara demokrasi lima tahunan itu, masih menyisakan penyesalan bagi Ketut Sujati (40) &#8211;sebut saja demikian&#8211;yang dua kali nyaris menjadi wakil rakyat. Jejak &#8230; <a href="http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/sistem-pemilu-akankan-membuat-kecewa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=3&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"></span></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"></p>
<p class="MsoPlainText"><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Bali Post, 2 Februari 2008</span></span></strong></p>
<p class="MsoPlainText"><strong><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">PEMILU</span></span></strong><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Trebuchet MS;"> <span class="SpellE">telah</span> <span class="SpellE">empat</span> <span class="SpellE">tahun</span> <span class="SpellE">berlalu</span> <span class="SpellE">bahkan</span> <span class="SpellE">setahun</span> <span class="SpellE">lagi</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">berikutnya</span> <span class="SpellE">akan</span> <span class="SpellE">tiba</span>. <span class="SpellE">Namun</span> <span class="SpellE">upacara</span> <span class="SpellE">demokrasi</span> </span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">lima <span class="SpellE">tahunan</span> <span class="SpellE">itu</span>, <span class="SpellE">masih</span> <span class="SpellE">menyisakan</span> <span class="SpellE">penyesalan</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">Ketut</span> <span class="SpellE">Sujati</span> (40) &#8211;<span class="SpellE">sebut</span> <span class="SpellE">saja</span> <span class="SpellE">demikian</span>&#8211;yang <span class="SpellE">dua</span> kali <span class="SpellE">nyaris</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span>. <span class="SpellE">Jejak</span> <span class="SpellE">prestasinya</span> <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">kagum</span> <span class="SpellE">pendukung</span> <span class="SpellE">setia</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerahnya</span>, <span class="SpellE">selain</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">aktivis</span> <span class="SpellE">partai</span> yang <span class="SpellE">vokal</span>, <span class="SpellE">dia</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">bergelut</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">beberapa</span> <span class="SpellE">organisasi</span> <span class="SpellE">sosial</span>. <span class="SpellE">Selain</span> <span class="SpellE">berpendidikan</span>, <span class="SpellE">taraf</span> <span class="SpellE">ekonomi</span> <span class="SpellE">keluarganya</span> pun <span class="SpellE">cukup</span> <span class="SpellE">memadai</span>. <span class="SpellE">Wajahnya</span> pun <span class="SpellE">acapkali</span> <span class="SpellE">menghiasi</span> <span class="SpellE">koran</span> <span class="SpellE">lokal</span>. Yang <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">Sujati</span> <span class="SpellE">dongkol</span>, <span class="SpellE">bukan</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">dia</span> <span class="SpellE">kalah</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">urusan</span> <span class="SpellE">pendukung</span>, <span class="SpellE">tetapi</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">namanya</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">daftar</span> <span class="SpellE">calon</span> <span class="SpellE">legislatif</span> (<span class="SpellE">caleg</span>) <span class="SpellE">berada</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">bawah</span> <span class="SpellE">kader</span> <span class="SpellE">lainnya</span>, <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">ia</span> <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">berlapang</span> dada <span class="SpellE">memberikan</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suaranya</span>. <span class="SpellE">Memang</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">tertutup</span> <span class="SpellE">pemilu</span> 1999 <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">setengah</span> 2004, <span class="SpellE">hasil</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">masih</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">oleh</span> <span class="SpellE">posisi</span> <span class="SpellE">dibandingkan</span> <span class="SpellE">prestasi</span> sang <span class="SpellE">kader</span>, <span class="SpellE">Caleg</span> <span class="SpellE">tadi</span> <span class="SpellE">merasa</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">dirampok</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">halus</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"><span id="more-3"></span></span></span></p>
<p><font size="2"><font face="Trebuchet MS"><font face="Trebuchet MS"></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Terbuka</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> </span><span class="SpellE"><span style="font-size:x-small;">Terbatas</span></span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Saat</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">sedang</span> <span class="SpellE">berlangsung</span> <span class="SpellE">pembahasan</span> RUU <span class="SpellE">Pemilu</span> <span class="SpellE">Legislatif</span> <span class="SpellE">di</span> DPR-RI agar <span class="SpellE">nantinya</span> <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">landasan</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">baik</span> <span class="SpellE">pembenahan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">pemilu</span>, <span class="SpellE">sehingga</span> <span class="SpellE">terjadi</span> <span class="SpellE">peningkatan</span> <span class="SpellE">akuntabilitas</span> <span class="SpellE">publik</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span>. <span class="SpellE">Satu</span> <span class="SpellE">pihak</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">menginginkan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span>. <span class="SpellE">Namun</span> <span class="SpellE">pihak</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">lemah</span> <span class="SpellE">menuntut</span> <span class="SpellE">penerapan</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">murni</span>. <span class="SpellE">Lalu</span> <span class="SpellE">apa</span> <span class="SpellE">untung</span> <span class="SpellE">ruginya</span> <span class="SpellE">dan</span> yang <span class="SpellE">mana</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">memberi</span> <span class="SpellE">harapan</span> <span class="SpellE">baru</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">orang-orang</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">Sujati</span>? </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Mari <span class="SpellE">kita</span> <span class="SpellE">lihat</span> <span class="SpellE">dulu</span> <span class="SpellE">kondisi</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">kita</span> <span class="SpellE">saat</span> <span class="SpellE">ini</span>, <span class="SpellE">dimana</span> <span class="SpellE">terjadi</span> <span class="SpellE">pemutusan</span> <span class="SpellE">hubungan</span> yang <span class="SpellE">krusial</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">rakyat</span> yang <span class="SpellE">diwakilinya</span>. <span class="SpellE">Akibatnya</span> <span class="SpellE">mereka</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mampu</span> <span class="SpellE">memperjuangkan</span> <span class="SpellE">berbagai</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">rakyat</span>. <span class="SpellE">Bahkan</span> <span class="SpellE">wewenang</span> yang <span class="SpellE">mereka</span> <span class="SpellE">miliki</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">dimanfaatkan</span> <span class="SpellE">demi</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">pribadi</span>. DPR/DPRD yang <span class="SpellE">berfungsi</span> <span class="SpellE">mengawasi</span> <span class="SpellE">jalannya</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">justru</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">terkontrol</span>. <span class="SpellE">Partai</span> yang <span class="SpellE">seharusnya</span> <span class="SpellE">alat</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">memperalat</span> <span class="SpellE">rakyat</span>. <span class="SpellE">Sedangkan</span> <span class="SpellE">berbagai</span> <span class="SpellE">lembaga</span> <span class="SpellE">resmi</span> <span class="SpellE">negara</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> yang <span class="SpellE">berusaha</span> <span class="SpellE">mengawasi</span> <span class="SpellE">kinerja</span> DPR/DPRD <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">sanggup</span> <span class="SpellE">membendung</span> <span class="SpellE">laju</span> <span class="SpellE">korupsi</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">lembaga</span> <span class="SpellE">tersebut</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Kalau</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">kita</span> <span class="SpellE">ingin</span> <span class="SpellE">melompat</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">jauh</span>, <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">distrik</span> <span class="SpellE">sesungguhnya</span> <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">menghasilkan</span> <span class="SpellE">derajat</span> <span class="SpellE">keterwakilan</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">tinggi</span>. <span class="SpellE">Karena</span> <span class="SpellE">partai</span> yang <span class="SpellE">ingin</span> <span class="SpellE">eksis</span> <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">mengajukan</span> <span class="SpellE">calon</span> yang <span class="SpellE">benar-benar</span> <span class="SpellE">merakyat</span>. <span class="SpellE">Bila</span> <span class="SpellE">perekrutan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">baik</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">berisiko</span> <span class="SpellE">kehilangan</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">daerah</span> <span class="SpellE">pemilihan</span> <span class="SpellE">itu</span>. <span class="SpellE">Konsekuensinya</span>, <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">selektif</span> <span class="SpellE">mengajukan</span> <span class="SpellE">caleg</span>. <span class="SpellE">Di</span> <span class="SpellE">sini</span> <span class="SpellE">hubungan</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">longgar</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">mengandalkan</span> <span class="SpellE">kemampuan</span> <span class="SpellE">perorangan/wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">daripada</span> <span class="SpellE">mesin</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">terlalu</span> <span class="SpellE">dibebani</span> agenda-agenda <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">sehingga</span> <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">berkonsentrasi</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">aneka</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">konstituennya</span>. <span class="SpellE">Dalam</span> <span class="SpellE">distrik</span> <span class="SpellE">berwakil</span> <span class="SpellE">tunggal</span> <span class="SpellE">penanggung</span> <span class="SpellE">jawab</span> <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">suatu</span> <span class="SpellE">distrik</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">jelas</span> <span class="SpellE">sehingga</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">akuntabel</span>. <span class="SpellE">Jika</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">suatu</span> <span class="SpellE">distrik</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">bekerja</span> optimal, <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">akan</span> <span class="SpellE">memilihnya</span> <span class="SpellE">kembali</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">berikutnya</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Sementara</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">kekuasaan</span> <span class="SpellE">parpol</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">dominan</span>. <span class="SpellE">Karena</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">pemilih</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">milik</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">cenderung</span> <span class="SpellE">patuh</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">para</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">lebih</span> loyal <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">ketimbang</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">pemilihnya</span>. <span class="SpellE">Sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> yang <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">pilihan</span> <span class="SpellE">utama</span> DPR <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">dominan</span> <span class="SpellE">menentukan</span> <span class="SpellE">nasib</span> <span class="SpellE">para</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span>. <span class="SpellE">Nantinya</span> <span class="SpellE">tindak-tanduk</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">mudah</span> <span class="SpellE">dikontrol</span> <span class="SpellE">sesuai</span> <span class="SpellE">kepentingan</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">mengakar</span> <span class="SpellE">ke</span> <span class="SpellE">bawah</span> <span class="SpellE">sebaliknya</span> <span class="SpellE">menggantung</span> <span class="SpellE">ke</span> elite <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Sehingga</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mengejutkan</span> <span class="SpellE">penerapan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">tertutup</span> (1999) <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">setengah</span> (2004) <span class="SpellE">menghasilkan</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> yang <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">peduli</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">rakyatnya</span>.  </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Perlu</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">Koneksi</span> </span><span class="SpellE"><span style="font-size:x-small;">Kuat</span></span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Sistem</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> <span class="SpellE">secara</span> <span class="SpellE">substansi</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">jauh</span> <span class="SpellE">berbeda</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">legislatif</span> <span class="SpellE">tahun</span> 2004. <span class="SpellE">Pada</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">legislatif</span> <span class="SpellE">sebelumnya</span>, <span class="SpellE">caleg</span> yang <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mencapai</span> <span class="SpellE">bilangan</span> <span class="SpellE">pembagi</span> <span class="SpellE">pemilih</span> (BPP) <span class="SpellE">peruntungannya</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">nomor</span> <span class="SpellE">urut</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">daftar</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">bersangkutan</span>. <span class="SpellE">Sementara</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span>, <span class="SpellE">caleg</span> yang <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mencapai</span> BPP <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">ditetapkan</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">terpilih</span> <span class="SpellE">asalkan</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suaranya</span> <span class="SpellE">mencapai</span> <span class="SpellE">ambang</span> <span class="SpellE">batas</span> <span class="SpellE">tertentu</span> <span class="SpellE">dari</span> BPP. <span class="SpellE">Tetapi</span> <span class="SpellE">bila</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">bersangkutan</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">memenuhi</span> <span class="SpellE">ambang</span> <span class="SpellE">batas</span> BPP <span class="SpellE">tersebut</span>, <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">terpilih</span> <span class="SpellE">ditetapkan</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">nomor</span> <span class="SpellE">urut</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Hasil</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">legislatif</span> 2004 <span class="SpellE">menunjukkan</span> <span class="SpellE">sebagian</span> <span class="SpellE">besar</span> <span class="SpellE">nasib</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">tertolong</span> <span class="SpellE">nomor</span> <span class="SpellE">urut</span>. <span class="SpellE">Sulitnya</span> <span class="SpellE">mencapai</span> BPP <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">prosentase</span> <span class="SpellE">tertentu</span> <span class="SpellE">dari</span> BPP <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">nasib</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">pemilu</span> 2009 <span class="SpellE">kembali</span> <span class="SpellE">bergantung</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">nomor</span> <span class="SpellE">urut</span>. <span class="SpellE">Aturan</span> main <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">menguntungkan</span> <span class="SpellE">kader</span> <span class="SpellE">partai</span> yang <span class="SpellE">memiliki</span> <span class="SpellE">koneksi</span> <span class="SpellE">kuat</span> <span class="SpellE">dengan</span> elite <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Aturan</span> main <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">merugikan</span> <span class="SpellE">kader</span> <span class="SpellE">partai</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">kuat</span> basis <span class="SpellE">pendukungnya</span> <span class="SpellE">namun</span> <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">kuat</span> <span class="SpellE">koneksinya</span> <span class="SpellE">dengan</span> elite <span class="SpellE">partai</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Di</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">samping</span> <span class="SpellE">itu</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">dikenal</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">literatur</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">pemilu</span>. <span class="SpellE">Dua</span> <span class="SpellE">varian</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> yang <span class="SpellE">lazim</span> <span class="SpellE">digunakan</span> <span class="SpellE">yakni</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">tertutup</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Sistem</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> <span class="SpellE">mencerminkan</span> <span class="SpellE">keengganan</span> elite <span class="SpellE">politik</span> <span class="SpellE">memperbaiki</span> <span class="SpellE">kualitas</span> <span class="SpellE">demokrasi</span>. <span class="SpellE">Dengan</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> <span class="SpellE">para</span> <span class="SpellE">politisi</span> <span class="SpellE">terlihat</span> <span class="SpellE">mencicil</span> <span class="SpellE">demokratisasi</span> <span class="SpellE">pemilu</span> <span class="SpellE">namun</span> <span class="SpellE">sejatinya</span> <span class="SpellE">mereka</span> <span class="SpellE">menggiring</span> <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">bergerak</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">jalur</span> <span class="SpellE">lambat</span>. <span class="SpellE">Pada</span> <span class="SpellE">gilirannya</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> <span class="SpellE">terbatas</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">melanggengkan</span> <span class="SpellE">penyakit</span> <span class="SpellE">oligarki</span> <span class="SpellE">partai</span>. <span class="SpellE">Keputusan-keputusan</span> <span class="SpellE">strategis</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">segelintir</span> <span class="SpellE">elit</span> <span class="SpellE">partai</span>. Elite <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">menentukan</span> <span class="SpellE">nasib</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">kemudian</span> <span class="SpellE">mengontrol</span> <span class="SpellE">kebijakan-kebijakan</span> <span class="SpellE">politiknya</span>.</span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span class="SpellE"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;">Demokrasi</span></span></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> <span class="SpellE">akan</span> <span class="SpellE">sedikit</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">maju</span> <span class="SpellE">bila</span> DPR <span class="SpellE">memilih</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">proporsional</span> <span class="SpellE">terbuka</span> (<span class="SpellE">murni</span>) <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">pemilu</span> 2009 <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">demokratis</span>. <span class="SpellE">Dengan</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">wakil</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">terbanyak</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">daftar</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">suatu</span> <span class="SpellE">daerah</span> <span class="SpellE">pemilihan</span>. <span class="SpellE">Selain</span> <span class="SpellE">itu</span>, <span class="SpellE">aturan</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">mengurangi</span> <span class="SpellE">konflik</span> internal <span class="SpellE">partai</span>. Para <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">perlu</span> <span class="SpellE">berebut</span> <span class="SpellE">nomor</span> <span class="SpellE">urut</span> <span class="SpellE">melainkan</span> <span class="SpellE">terdorong</span> <span class="SpellE">meraih</span> <span class="SpellE">dukungan</span> <span class="SpellE">semaksimal</span> <span class="SpellE">mungkin</span>. <span class="SpellE">Dengan</span> <span class="SpellE">cara</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">kompetisi</span> <span class="SpellE">antar</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">sehat</span>. <span class="SpellE">Bagi</span> <span class="SpellE">pemilih</span>, <span class="SpellE">selain</span> <span class="SpellE">memilih</span> <span class="SpellE">partai</span> <span class="SpellE">mereka</span> <span class="SpellE">bebas</span> <span class="SpellE">memilih</span> <span class="SpellE">caleg</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">disukainya</span>. <span class="SpellE">Suara</span> <span class="SpellE">pemilih</span> <span class="SpellE">jadi</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">berarti</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">caleg</span> <span class="SpellE">terpilih</span> <span class="SpellE">ditentukan</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">perolehan</span> <span class="SpellE">suara</span> <span class="SpellE">terbanyak</span>. <span class="SpellE">Selain</span> <span class="SpellE">itu</span>, <span class="SpellE">demokrasi</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">bisa</span> <span class="SpellE">mengedukasi</span> <span class="SpellE">rakyatnya</span>, <span class="SpellE">bahwa</span> <span class="SpellE">prestasi</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">penting</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">sekedar</span> <span class="SpellE">koneksi</span>. </span></span></p>
<p class="MsoPlainText"><span style="font-family:Trebuchet MS;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p> </p>
<p></font></font></font></span><font size="2"><font face="Trebuchet MS"> </p>
<p></font></font></span><font size="2"> </p>
<p></font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poliarki.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poliarki.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poliarki.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poliarki.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poliarki.wordpress.com&amp;blog=3312270&amp;post=3&amp;subd=poliarki&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poliarki.wordpress.com/2008/04/05/sistem-pemilu-akankan-membuat-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/409bfdb4af181baee68aa7411179aae5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">poliarki</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
